yukcaritahu
#009 · #BongkarKardus · Kesehatan

Sering kram & susah tidur? Jangan asal beli magnesium

Diperbarui 29 Oktober 2026

Pilihan kami (ber-BPOM, dari Shopee Mall)

Nuvita Nutri Magnesium 30 Kaplet HEMAT · DOSIS CUKUP

Nuvita Nutri Magnesium 30 Kaplet

  • Magnesium oksida 350 mg (± 210 mg magnesium)
  • BPOM SD225063851 · 1 kaplet sehari
  • Natural Farm Official Store · 10RB+ terjual, rating 4,9
± Rp98.000harga per 29 Okt 2026, bisa berubah
Cek harga di Shopee →
Nutrimax Magnesium Glycerophosphate + K2 30 Kapsul RUTIN · RAMAH PERUT

Nutrimax Magnesium Glycerophosphate + K2 30 Kapsul

  • Magnesium gliserofosfat 250 mg + vitamin K2 (MK-7) 60 mcg
  • BPOM SD243053531 · 1 kapsul sehari
  • Shopee Mall · 10RB+ terjual · tidak untuk pengguna warfarin
± Rp198.000harga per 29 Okt 2026, bisa berubah
Cek harga di Shopee →

Harga dicek di Shopee pada 29 Oktober 2026 dan bisa berubah. Nomor BPOM dari Watsons/Halodoc; cek ulang di kemasan. Suplemen bukan obat dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Baca panduannya ↓

Ringkasnya: magnesium dipakai tubuh untuk kerja otot, saraf, dan energi. Yang paling sering kurang adalah lansia, penderita diabetes tipe 2, peminum alkohol, dan pengguna obat lambung jangka panjang. Kalau mau suplemen, pilih bentuk yang sesuai, cek kadar magnesium di label, pastikan ada nomor BPOM, dan jangan melebihi 350 mg/hari dari suplemen.

Kenapa magnesium penting?

Ilustrasi kelompok yang sering kekurangan magnesium
Kelompok yang paling sering kurang magnesium.

Magnesium dibutuhkan ratusan enzim di tubuh, termasuk untuk kontraksi otot, sinyal saraf, dan pembentukan energi. Kebutuhan dewasa sekitar 310–420 mg per hari, idealnya dari sayur hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan serealia utuh.

Siapa yang sering kurang?

  1. Lansia: asupan dan penyerapan menurun, pembuangan lewat ginjal meningkat.
  2. Diabetes tipe 2 atau resistensi insulin.
  3. Ketergantungan alkohol.
  4. Gangguan pencernaan (mis. penyakit Crohn, celiac) dan pengguna obat lambung PPI lebih dari setahun atau diuretik tertentu.

Tanda awal kekurangan: hilang nafsu makan, mual, mudah lelah, lemas; bila berlanjut bisa kesemutan dan kram.

Cara memilih suplemen magnesium

BentukKelebihanCatatan
Glisinat / gliserofosfatBiasanya lebih ramah di perut, cocok rutinKadar magnesium per kapsul cenderung lebih kecil
OksidaDosis magnesium tinggi, harga lebih murahLebih mungkin membuat buang air lebih sering
  1. Cek kadar magnesium di label (berat senyawa ≠ berat magnesium).
  2. Pastikan ada nomor BPOM (suplemen diawali "SD").
  3. Minum setelah makan, jangan melebihi dosis label; batas atas dari suplemen 350 mg/hari.
  4. Punya penyakit ginjal atau minum obat rutin? Tanya dokter dulu.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa tanda tubuh kekurangan magnesium?

Menurut NIH, tanda awal kekurangan magnesium antara lain hilang nafsu makan, mual, mudah lelah, dan lemas. Jika berlanjut bisa muncul kesemutan dan kram otot. Gejala ini juga bisa disebabkan hal lain, jadi periksakan ke dokter bila berlangsung lama.

Siapa yang paling sering kekurangan magnesium?

Lansia, penderita diabetes tipe 2 atau resistensi insulin, orang dengan ketergantungan alkohol, penderita gangguan pencernaan, serta pengguna obat lambung golongan PPI jangka panjang (lebih dari setahun) dan diuretik tertentu.

Apakah magnesium membantu tidur?

Meta-analisis pada lansia dengan insomnia (Mah & Pitre, 2021) menemukan magnesium membantu mereka tertidur lebih cepat, rata-rata sekitar 17 menit, meski jumlah penelitiannya masih sedikit. Magnesium bukan obat tidur; susah tidur yang berlangsung lama perlu diperiksa dokter.

Berapa dosis magnesium yang aman dari suplemen?

Batas atas magnesium dari suplemen untuk dewasa adalah 350 mg per hari (NIH). Dosis berlebih sering menyebabkan diare. Ikuti dosis di label, minum setelah makan, dan konsultasikan ke dokter bila punya penyakit ginjal atau sedang minum obat rutin.

Kenapa harus cek nomor BPOM?

Pada Juli 2025 BPOM menegaskan Blackmores Super Magnesium+ yang ramai diberitakan di Australia tidak terdaftar dan tidak memiliki izin edar di Indonesia. Pilih suplemen dengan nomor BPOM (diawali SD untuk suplemen kesehatan) dan cek di situs BPOM.

Sumber

Mau dibedah apa lagi? Tulis di komentar video kami di Instagram, TikTok, atau YouTube.